Admin PA Temanggung Upgrade Skill, Ikuti Bimtek Implementasi Aplikasi SRIKANDI
Semarang, 1 Oktober 2026 – Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan terus berkembang dan menuntut aparatur untuk mampu beradaptasi dengan berbagai sistem administrasi berbasis teknologi. Menjawab tuntutan tersebut, Admin Pengadilan Agama Temanggung mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) yang dilaksanakan di Semarang, Kamis (01/10/2026).
Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi salah satu langkah Pengadilan Agama Temanggung dalam meningkatkan kompetensi aparatur, khususnya admin yang memiliki peran penting dalam mendukung penerapan sistem kearsipan dan persuratan digital di lingkungan satuan kerja.
Bimtek tersebut menjadi kesempatan untuk memperdalam pemahaman sekaligus meningkatkan keterampilan teknis dalam mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI. Tidak hanya mengenal fitur dan mekanisme penggunaan aplikasi, peserta juga mendapatkan penguatan mengenai pentingnya pengelolaan administrasi dan arsip secara sistematis melalui platform digital.
SRIKANDI menjadi salah satu instrumen dalam mendukung pengelolaan arsip dinamis secara terintegrasi. Penerapan sistem digital dalam pengelolaan persuratan dan kearsipan diharapkan dapat membantu aparatur dalam menciptakan proses administrasi yang lebih tertib, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri sesuai dengan kebutuhan kedinasan.


Bagi Pengadilan Agama Temanggung, keberhasilan penerapan aplikasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi. Kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor yang tidak kalah penting. Admin sebagai salah satu pengguna yang berhadapan langsung dengan sistem perlu memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai agar implementasi SRIKANDI dapat berjalan secara optimal.
Melalui Bimtek ini, admin diharapkan semakin memahami alur pengelolaan persuratan dan kearsipan secara digital. Pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari sekaligus membantu memastikan proses administrasi berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Peralihan dari pola administrasi konvensional menuju sistem digital juga membutuhkan perubahan kebiasaan kerja. Dokumen kedinasan perlu dikelola secara lebih sistematis, mulai dari proses penciptaan, penggunaan, penyimpanan, hingga penelusuran kembali ketika diperlukan. Dengan sistem yang terintegrasi, proses tersebut diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa arsip merupakan bagian penting dari tata kelola organisasi. Arsip yang tertib bukan hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga menjadi rekam jejak pelaksanaan tugas dan dapat mendukung akuntabilitas lembaga.
Pengelolaan persuratan secara digital juga diharapkan mampu mendukung pola kerja yang semakin cepat dan adaptif. Aparatur tidak lagi hanya dituntut mampu menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga harus siap memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan.
Bagi PA Temanggung, peningkatan kompetensi admin melalui Bimtek SRIKANDI merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk memperkuat digitalisasi administrasi, tertib kearsipan, dan efektivitas tata kelola perkantoran. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan sekaligus ditularkan kepada pengguna lain di lingkungan satuan kerja agar penerapan sistem dapat berjalan secara konsisten.
Dengan mengikuti perkembangan teknologi dan meningkatkan kemampuan aparatur, Pengadilan Agama Temanggung terus berupaya membangun budaya kerja yang lebih modern tanpa meninggalkan prinsip ketelitian, ketertiban, dan akuntabilitas.
Dari peningkatan skill admin hingga penerapan sistem digital, PA Temanggung terus bergerak menuju tata kelola administrasi yang semakin efektif, tertib, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
#PengadilanAgamaTemanggungSOLID
#SupelDalamPelayanan
#OptimisDalamPerubahan
#LoyalTerhadapTugas
#IntegritasDalamSetiapPutusan
#DedikatifMelayaniMasyarakat